Lantas pada siapa kau mengadu, jika tempatmu mengadu tidak lagi mendengarmu.
Lantas pada siapa kau keluhkan, jika tempatmu berkeluh kesah tak lagi memperdulikanmu.
Lantas pada siapa lagi kau rebahkan resah itu, jika tempat yang kau anggap rumah ternyata hanya ilusimu saja.
Ada, ada tempat dimana semua itu akan didengar.
Ada tempat dimana semua bebanmu akan terasa ringan.
Menghadap kiblatlah, lalu bersujudlah sebab kau masih mempunyaiNya.
Jika tak ada lagi bahu untuk tempatmu bersandar, akan selalu ada lantai untuk tempatmu bersujud.
"Hasbunallah wani'mal wakiil."
Kamis, 06 Juli 2017
Selalu Ada
Selasa, 04 Juli 2017
Hujan
Aku mulai berlari kecil, saat air hujan mulai menembus bajuku kala itu.
Bukan aku tak suka hujan, aku hanya ingin menyelamatkan tubuhku yang kemungkinan akan terkena flu setelah hujan-hujanan.
Aku suka hujan, sebab ada rasa nyaman setiapkali aku mendengar tetesannya jatuh kebumi.
Aku suka hujan, seperti aku suka kamu.
Seperti hujan yang jatuh kebumi, akupun jatuh tepat dihatimu.
Senin, 03 Juli 2017
Jiwa Itu
Ramai, tapi jiwanya sendiri.
Ramai, tapi jiwanya sepi.
Ramai, tapi tak satupun yang memahami ada jiwa yang perlahan terkikis oleh sepi. Mengertilah bahwa jiwa-jiwa itu merasakan kepahitan, yang mungkin tak pernah bisa dipahami oleh siapapun.
Jiwa itu ingin mencicipi kemanisan.
Inginnya tak banyak, sekedar melihat orang yang ia cintai merekahkan senyum tulus diwajahnya.